Peringkat paspor Komoro: negara bebas visa dan persyaratan visa
Peta persyaratan visa
Mobilitas paspor dari waktu ke waktu
Riwayat tahunan skor mobilitas dan peringkat global untuk paspor ini.
| Tahun | Skor mobilitas | Peringkat global |
|---|---|---|
| 2020 | 47 | 148 |
| 2021 | 53 | 152 |
| 2022 | 63 | 154 |
| 2023 | 65 | 150 |
| 2024 | 64 | 148 |
| 2025 | 64 | 142 |
| 2026 | 60 | 156 |
Komoro: peringkat lainnya
- Peringkat penyambutanNegara paling ramah
- Peringkat 19 dari 199 negara
- Peringkat dalam grupPrancis
- Peringkat 21 dari 29 negara
- Peringkat dalam grupArab
- Peringkat 13 dari 24 negara
- Peringkat menurut bentuk pemerintahanRepublik Presidensial Federal
- Peringkat 5 dari 6 negara
- Peringkat anggota WTONegara anggota Organisasi Perdagangan Dunia
- Peringkat 142 dari 159 negara
- Peringkat Organisasi Kerja Sama IslamNegara Organisasi Kerja Sama Islam
- Peringkat 39 dari 57 negara
- Peringkat Uni AfrikaNegara Uni Afrika
- Peringkat 38 dari 54 negara
- Peringkat Liga ArabNegara Liga Arab
- Peringkat 13 dari 22 negara
- Peringkat G77Negara G77
- Peringkat 101 dari 132 negara
Akses ke destinasi utama
Visa yang masih berlaku harus diperoleh sebelum bepergian.
Visa yang masih berlaku harus diperoleh sebelum bepergian.
Visa yang masih berlaku harus diperoleh sebelum bepergian.
Visa yang masih berlaku harus diperoleh sebelum bepergian.
Informasi tentang Komoro
Komoro adalah sebuah kepulauan di Samudra Hindia, terletak di lepas pantai timur Afrika. Negara ini terdiri dari tiga pulau utama: Grande Comore, Mohéli, dan Anjouan. Pulau-pulau tersebut berasal dari gunung berapi, dengan Gunung Karthala yang masih aktif di Grande Comore. Bangsa ini menjadi bagian dari Uni Afrika dan Liga Arab, mencerminkan warisan budayanya yang beragam.
Kehidupan di Komoro sangat dipengaruhi oleh iklim hangat dan lautan di sekitarnya. Perikanan dan pertanian menjadi tulang punggung ekonomi lokal, dengan vanili dan cengkeh sebagai hasil bumi yang terkenal. Penduduknya mayoritas beragama Islam, dan kehidupan sehari-hari diwarnai oleh perpaduan budaya Afrika, Arab, dan Prancis. Pasar-pasar di ibu kota Moroni menjadi pusat kegiatan jual beli dan interaksi sosial yang ramai.
Komoro menjalin hubungan diplomatik dengan banyak negara dan menjadi anggota aktif dalam organisasi regional. Negara ini pernah mengalami ketidakstabilan politik, namun terus berupaya menuju stabilitas dan pembangunan. Letaknya yang strategis di Samudra Hindia menjadikannya titik perhatian bagi jalur maritim internasional. Bangsa ini juga menyuarakan hak-hak negara kepulauan dalam diskusi perubahan iklim global.
